loader
  • pocketlegals@gmail.com
  • 021-50667780
  • Chinese (Simplified)EnglishFrenchIndonesianMalay

 463 total views,  5 views today

Perkawinan atau pernikahan itu adalah hubungan permanen antara pria dan wanita yang diakui sah oleh masyarakat yang bersangkutan, dan itu pastinya sudah berdasarkan atas peraturan perkawinan yang berlaku. Sementara perceraian adalah berakhirnya suatu pernikahan, atau bisa sebagai terputusnya hubungan antara suami istri, yang disebabkan oleh kegagalan suami atau istri dalam menjalankan obligasi peran masing-masing.

cara mengurus surat cerai di pengadilan agama terbaru
image source : https://www.happinest.id

Namun sebelum melakukan perceraian, tentunya masing-masing pihak harus mengurusi surat cerai terlebih dahulu, yang mana isinya berupa pernyataan bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk memutuskan berpisah atau bercerai. Untuk lebih mengetahui cara mengurusnya, maka anda bisa ketahui lengkapnya di artikel ini. Oleh karena itu, silahkan simak artikel ini selengkapnya!

Inilah Tata Cara Baru dalam Mengurus Surat Cerai ke Pengadilan Agama

Sebelum mengurus surat perceraian, anda perlu tahu dulu bahwa perceraian bisa terjadi karena beberapa alasan, sebagaimana tercantum dalam pasal 116 Kompilasi Hukum Islam antara lain:

 

Perceraian dapat terjadi karena alasan atau alasan-alasan:

  1. salah satu pihak berbuat zina atau menjadi pemabuk, pemadat, penjudi dan lain sebagainya yang sukar disembuhkan;
  2. salah satu pihak mninggalkan pihak lain selama 2 (dua) tahun berturut-turut tanpa izin pihak lain dan tanpa alasan yang sah atau karena hal lain diluar kemampuannya;
  3. salah satu pihak mendapat hukuman penjara 5 (lima) tahun atau hukuman yang lebih berat setelah perkawinan berlangsung;
  4. salah satu pihak melakukan kekejaman atau penganiayaan berat yang membahayakan pihak lain;
  5. salah satu pihak mendapat cacat badab atau penyakit dengan akibat tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai suami atau isteri;
  6. antara suami dan isteri terus menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran dan tidak ada harapan akan hidup rukun lagi dalam rumah tangga;
  7. Suami menlanggar taklik talak;
  8. peralihan agama tau murtad yang menyebabkan terjadinya ketidak rukunan dalam rumah tangga.

 

Nah setelah ada beberapa alasan yang ada diatas dalam hubungan pernikahan, maka anda bisa mengurus perceraian anda. Dan berikut adalah tata cara baru dalam mengurus surat cerai ke pengadilan agama, yang mana bisa anda ikuti jika memang anda sudah memantapkan diri anda untuk bercerai dengan pasangan anda.

 

Cara Mengurus Surat Cerai di Pengadilan Agama

Cara mengurus surat cerai di pengadilan agama dapat dilakukan bagi mereka yang beragama islam. Untuk mendapatkan surat cerai, perlu dilakukan pendaftaran cerai terlebih dahulu. Jika dilakukan pihak istri, maka perlu diajukan cerai gugat. Namun, jika dari pihak suami, perlu diajukan cerai talak.

 

Proses dan Tahapan Cerai Gugat

  1. Pertama-tama, penggugat harus mengajukan surat gugatan cerai. Gugatan diajukan ke pengadilan agama yang meliputi tempat kediaman istri. Misalnya, istri bertempat tinggal di Cilandak, maka permohonan cerai gugat dapat diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Apabila istri bertempat tinggal di luar negeri, gugatan dapat diajukan ke pengadilan agama yang daerah hukumnya meliputi tempat kediaman tergugat atau suami.
  2. Setelah gugatan diserahkan ke pengadilan agama, penggugat diwajibkan membayar panjar biaya perkara.
  3. Dalam satu atau dua hari sejak gugatan didaftarkan, Ketua Pengadilan Agama akan menetapkan Majelis Hakim yang akan menyidangkan perkara. Majelis Hakim akan menetapkan hari sidang.
  4. Setelah hari sidang ditetapkan, juru sita akan memanggil kedua belah pihak untuk menghadiri sidang. Sidang pertama yang digelar bertujuan mendamaikan kedua belah pihak.
  5. Jika kedua belah pihak sudah tidak mungkin didamaikan, hakim akan mewajibkan mediasi. Apabila mediasi tidak berhasil dan sejumlah alasan terjadinya perceraian dinyatakan cukup, perceraian nantinya akan diputus dalam sidang yang terbuka untuk umum.
  6. Penetapan putusan perceraian cerai didaftarkan kepada pegawai pencatat.
  7. Panitera akan memberikan akta cerai atau surat cerai kepada kedua pihak

 

Proses dan Tahapan Cerai Talak

  1. Suami sebagai pemohon mengajukan permohonan sidang ikrar talak (cerai talak) kepada pengadilan agama tempat kediaman termohon atau istri. Apabila istri bertempat tinggal di luar negeri, gugatan dapat diajukan ke pengadilan agama yang daerah hukumnya meliputi tempat kediaman pemohon atau suami.
  2. Setelah permohonan diserahkan ke pengadilan agama, pemohon diwajibkan membayar panjar biaya perkara.
  3. Dalam satu atau dua hari sejak gugatan didaftarkan, Ketua Pengadilan Agama akan menetapkan Majelis Hakim yang akan menyidangkan perkara. Majelis Hakim akan menetapkan hari sidang.
  4. Setelah hari sidang ditetapkan, juru sita akan memanggil kedua belah pihak untuk menghadiri sidang. Sidang pertama yang digelar bertujuan mendamaikan kedua belah pihak.
  5. Jika kedua belah pihak sudah tidak mungkin didamaikan, hakim akan mewajibkan mediasi. Apabila mediasi tidak berhasil dan sejumlah alasan terjadinya perceraian dinyatakan cukup, perceraian nantinya akan diputus dalam sidang yang terbuka untuk umum.
  6. Setelah hari sidang ditetapkan, juru sita akan memanggil kedua belah pihak untuk menghadiri sidang. Sidang pertama yang digelar bertujuan mendamaikan kedua belah pihak.
  7. Jika kedua belah pihak sudah tidak mungkin didamaikan, hakim akan mewajibkan mediasi. Apabila mediasi tidak berhasil, pemeriksaan perkara akan dilanjutkan.
  8. Putusan pengadilan agama pun akan diberikan, dapat berupa permohonan diterima, permohonan ditolak, dan permohonan tidak diterima.
  9. Jika permohonan dikabulkan dan putusan telah memperoleh kekuatan hukum tetap, pengadilan agama akan menentukan hasil sidang penyaksian ikrar talak.
  10. Pengadilan agama akan memanggil pemohon dan termohon untuk melaksanakan ikrar talak.
  11. Setelah ikrar talak diucapkan, panitera akan memberikan akta cerai atau surat cerai kepada kedua belah pihak paling lambat tujuh hari setelah penetapan ikrar talak.

 

Jadi itulah tata cara yang bisa anda lakukan atau contoh, jika memang anda sudah berniat ingin bercerai dengan pasangan anda. Dan sebelum mengurus surat-surat cerai, pastikan anda memenuhi beberapa persyaratannya, seperti harus ada surat nikah asli, KTP, KK, akte kelahiran (jika anda sudah memiliki anak), dan sebagainya sesuai dengan permintaan pengadilan Agama.

Jika anda membutuhkan bantuan Hukum dan juga konsultasi hukum yang praktis, ada baiknya anda meluangkan waktu untuk mengecek website https://pocketlegals.com. Selain memberikan konsultasi hukum oleh mitra advokat yang berkualitas serta memiliki izin karena mitra advokat tersebut tergabung dalam Organisasi Advokat Peradi Bersatu. Ditambah lagi Pocket Legals memberikan pendampingan hukum baik litigasi maupun non litigasi. Tidak cuma itu, terdapat kemudahan konsultasi hukum melalui Video Call atau membuat janji temu secara langsung.

Sekian artikel yang membahas tentang tata cara terbaru dalam mengurus surat cerai ke pengadilan Agama. Semoga anda paham dan mengerti, dan juga kiranya anda share agar yang lainnya juga dapat manfaat dari artikel ini. Tentunya masih banyak artikel menarik dari kami tentang hukum, yang mana itu bisa anda temukan di pocketlegals, baik lewat browser ataupun melalui aplikasi.

 

Referensi:

  1. https://web.pa-sumber.go.id/prosedur-berperkara-tingkat-pertama/

 

Dasar Hukum:

  1. Kompilasi Hukum Islam